Yang termasuk modal auxiliary verbs adalah can, could, will, would, may, might, shall, should, must, ought to, need dan dare.
Aturan menggunakan modal auxiliary verb
Can dan could
Can digunakan untuk menyatakan kemampuan, permintaan, meminta dan memberi izin serta menawarkan sesuatu. Sedankan could merupakan bentuk past dari can dan umumnya penggunaannya sama dengan can. Kata could lebih formal Saat digunakan untuk meminta izin dari pada menggunakan can.
Contoh:
I can swim (Menunjukan kemamuan.)
Can you open the door? (permintaan)
Could you open the door? (permintaan yang lebih sopan)
You can go now (memberi izin)
Can I get you some drink? (menawarkan)
Will dan would
Willl digunakan untuk memprediksi dan merencarakan apa yang akan terjadi di masa depan. Would adalah past dari will. Would lebih sering dipakai untuk menawarkan sesuatu.
Contoh:
I will go to London. (rencana)
It will rain. (prediksi soon)
Would you like some tea? (menawarkan)
May dan might
May digunakan untuk meminta dan memberi izin serta memprediksi kejadian. Might bentuk past dari may. Kurang lebih may bermakna sama dengan might.
Contoh:
May I go now? (meminta izin)
It may rain tomorrow. (prediksi kejadian)
Shall dan Should
Shall dan should digunakan untuk merencanakan aktifitas, meminta dan memberikan nasehat.
Contoh:
We shall overcome this problem. (merencanakan)
What should I do? (meminta saran)
You should go to doctor. (memberi saran)
Must
Must digunakan untuk menunjukan kewajiban atau keharusan.
Contoh: I must submit the essay today.
Ought to
Ought to berarti sebaiknya. Modal ini digunakan untuk memberi saran.
Contoh: You ought to see the doctor.
Need
Need dipakai untuk menunjukan kebutuhan.
Contoh: I need him to finish my essay.
Dare dipakai untuk menunjukan keberanian.
Contoh: I dare to camp in the jungle alone.
Pembahasan selanjutnya: Auxiliary Verb (Kata Kerja Bantu)