Recount text adalah teks yang menceritakan kejadian atau pengalaman yang terjadi pada penulis atau orang lain. Pengalaman yang ditulis biasanya adalah pengalaman yang berkesan dan tidak terlupakan seperti moment istimewa, kejadian memalukan ataupun kejadian yang tidak kita alami setiap hari.
Yesterday, I woke up late. I saw clock, it showed 8 a.m. Then I hurried up to take shower and got dressed as soon as possible. I even forgot to have breakfast. After that I took motorcycle from garage to go to my school. It’s very strange there was no traffic jam as usual days. Along the way, I didn’t see any students around but I didn’t suspect anything. When I arrive at school, I was quite surprised because I didn’t see any people around and when I checked to security pos, I just realised that day was public holiday. What a shame!
Terjemahan:
Kemarin, aku bangun terlambat. Aku lihat jam dinding, sudah menunjukan pukul 8 pagi. Kemudian saya bergegas mandi dan berpakaian secepat aku bisa. Aku bahkan lupa untuk sarapan. Setelah itu aku keluarkan motor dari garasi untuk pergi ke sekolah. Sangat aneh tidak ada kemacetan seperti hari biasa. Sepanjang jalan, aku tidak melihat ada siswa sekolah tapi aku tidak curiga apapun. Ketika sampai di sekolah, aku kaget tidak ada orang di sana dan ketika aku periksa ke pos security, aku baru sadar bahwa hari itu adalah tanggal merah. Sungguh betapa memalukan!
Baca Juga: Procedure text
Srtuktur recount text terdapat tiga bagian
1. Orientation: pengenalan cerita
2. Events: urutan kejadian yang terjadi
3. Re-orientation: biasanya berisi kesan terhadap pengalaman penulis
Ada baiknya disertakan juga gambar atau foto untuk membuat tulisan lebih menarik dibaca.
Baca Juga: News Item
Saat menulis recount text ada baiknya kamu menggunakan peta konsep (Mind mapping), atau boleh juga graphic organizer. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pada saat proses penulisan cerita.
Sekian penjelasan tentang recount text
Semoga mudah dimengerti ya