Memberikan Perintah Dalam Bahasa Inggris (Giving Order in English)
Dalam berbahasa tentunya kita harus menjaga sopan-santun termasuk saat memerintah sekalipun itu kepada asisten atau seseorang yang jabatanya di bawah kita. Sebaiknya kita memberikan instruksi atau perintah dengan kata-kata sopan agar lebih enak didengar. Dalam bahasa inggris, perintah adalah order atau instruction. berikut beberapa cara give instruction/ order, baca penjelasan berikut sampai selesai.
1. Menggunakan kalimat imperative
Kalimat imperative fungsinya adalah untuk memberikan perintah secara langsung tanpa bertele-tele. Kalimat ini diakhiri dengan tanda seru. Lazimnya kalimat ini digunakan saat memberi perintah atau peringatan.
Contoh:
- Be quiet! (harap tenang!)
- Take care! (hati-hati!)
- Listen! (Dengarkan!)
- Sit down. (duduk)
- Get me something to drink. (Bawakan saya minuman)
Catatan:
Saat menggunakan kalimat imperative, sering disertakan kata please agar lebih sopan didengar.
Contoh: Please listen up! (Tolong dengarkan)
2. Menggunakan kata can, will, Could, would
Memberikan kalimat perintah dengan menggunakan kata can, will, could, would akan terdengar lebih sopan dari pada menggunakan Kalimat imperative. Seperti kalimat ‘Could you help me?’ tentunya jauh lebih enak didengar daripada ‘Help me!’
Berikut adalah contoh lainnya:
- Could you make me some tea? (Bisakah kamu buatkan saya teh?)
- Could you post this letter? (Bisakah Kamu kirimkan surat ini?)
- Could you lend me 50 dollars, please? (Bisakah kamu tolong pinjamkan saya 50 dollar?)
- Could you bring me that file, please? (Bisakah kamu bawakan saya dokumen itu?)
- Could you pick up the kids from school, please? (Bisakah kamu jemput anak-anak di sekolah?)
- Can you come here please? (Bisakah kamu kemari?)
- Can you do something for me? (bisakah kamu membantu saya?)
- Can you do this for me? (Bisakah kamu mengerjakan ini untuk saya?)
- Can you wait a minute? (bisakah kamu tunggu sebentar?)
- Can you fetch Mary from the airport? (Bisakah kamu jemput Mary di Bandara?)
- Will you keep quiet please? (Bisakah kamu tidak berisik?)
- Would you wait here until I’m back? (Maukah kamu tunggu sampai aku kembali?)
Catatan:
Penggunaan ‘Could’ lebih sopan daripada ‘can’. Penggunaan ‘would’ lebih sopan dari ‘will’.
Ungkapan untuk menolak perintah
- No, I won’t (Tidak, saya tidak mau)
- Sorry, I can’t (Maaf, saya tidak bisa)
- Do it yourself (Kerjakan saja sendiri)
- Ask someone else (Suruh saja orang lain)
- Pull the other one! (Suruh saja orang lain)